Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, resmi menjadi Dosen Luar Biasa di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin itu hadir memberikan kuliah umum bertajuk “Bridging Leadership, Education, and Innovation: From Academic Excellence to Global Impact” di Auditorium Al-Jibra UMI, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Kuliah umum tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat lebih dekat keterkaitan antara kepemimpinan, pendidikan, inovasi, serta tantangan yang dihadapi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Uji Nurdin mengapresiasi UMI yang terus membuka ruang dialog akademik melalui kegiatan kuliah umum dengan menghadirkan praktisi dan tokoh dari berbagai bidang.
“Apresiasi kepada kampus UMI yang menggelar kuliah umum seperti ini. Karena kita tahu bersama peranan pemuda dan mahasiswa memiliki peranan penting dalam politik pemerintahan saat ini,” kata Uji Nurdin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Associate Professor Mohd Faizal Kasmani dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Kehadiran akademisi dari perguruan tinggi Malaysia itu turut memberikan perspektif internasional bagi mahasiswa mengenai pengembangan ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan peluang berkiprah di tingkat global.
Dekan FSIKP UMI, Dr. Nurjannah Abna, mengatakan kuliah umum tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus memahami hubungan antara dunia akademik dan praktik di lapangan.
Menurutnya, pengalaman Uji Nurdin dalam memimpin Kabupaten Bantaeng dapat memberikan perspektif tambahan kepada mahasiswa, khususnya dalam memahami praktik komunikasi dan kepemimpinan di tengah masyarakat.
“Pengalaman Bupati Bantaeng dalam memimpin daerah dapat menjadi tambahan perspektif bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami praktik komunikasi dan kepemimpinan di tengah masyarakat,” ujar Nurjannah.
Ia menambahkan, kehadiran perspektif akademik dari USIM juga menunjukkan bahwa proses pengembangan keilmuan tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa memiliki peluang untuk mengembangkan jejaring, berkolaborasi, serta membawa pengetahuan ke ruang yang lebih luas hingga tingkat global.
Momentum kuliah umum tersebut kemudian dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Dosen Luar Biasa kepada Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin.
SK tersebut diserahkan oleh Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu A. Lantara.

Nurjannah menegaskan, penunjukan Uji Nurdin sebagai Dosen Luar Biasa bukan sekadar formalitas. Kehadiran praktisi pemerintahan di lingkungan akademik diharapkan dapat memperkuat kolaborasi sekaligus menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual bagi mahasiswa.
“Tidak hanya hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum, tetapi kami mengundang Bupati Bantaeng untuk menjadi bagian dalam keluarga besar FSIKP melalui kolaborasi akademik dan pembelajaran berbasis praktisi,” jelasnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kekuatan akademik dengan pengalaman praktis di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai penerapannya dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan.
Dengan bergabungnya Uji Nurdin sebagai Dosen Luar Biasa, FSIKP UMI membuka ruang pembelajaran yang mempertemukan pengalaman kepemimpinan daerah, perspektif akademik, serta wawasan global dalam satu forum pendidikan.
Humas Pemkab Bantaeng


























