Misteri Kematian Wanita di Penginapan Makassar Terungkap, Polisi Sebut Dipicu Api Cemburu

MAKASSAR — Misteri kematian tragis seorang perempuan berinisial MA (40), warga asal Kabupaten Selayar, akhirnya mulai terkuak. Korban ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar penginapan di kawasan Jalan Sungai Saddang Baru, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa memilukan tersebut sontak menjadi perhatian publik setelah aparat kepolisian mengungkap adanya dugaan kuat tindak pembunuhan di balik kematian korban.

Tim gabungan Resmob Polda Sulsel bersama Jatanras Polrestabes Makassar bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif usai jasad korban ditemukan pada Rabu malam, 20 Mei 2026.

Hanya dalam hitungan jam, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial EB (40), warga Kecamatan Tamalanrea, Makassar, yang diduga kuat sebagai pelaku.

Penangkapan dilakukan di kediaman terduga pelaku setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta pengumpulan sejumlah barang bukti yang mengarah kepada pelaku.

Kanit Resmob Polda Sulsel, Wawan Suryadinata, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga dibunuh menggunakan cara yang tak lazim.

> “Pelaku mengakui telah mencampurkan obat asam mefenamat ke dalam air minum korban,” ungkap Wawan kepada awak media, Kamis malam (21/5/2026).

Polisi menyebutkan, pelaku diduga menghancurkan empat butir obat menggunakan batu sebelum melarutkannya ke dalam air mineral yang kemudian diminum korban sekitar pukul 01.00 Wita.

Tak lama setelah mengonsumsi minuman tersebut, kondisi korban diduga mulai melemah hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di dalam kamar penginapan.

Dari hasil pendalaman sementara, aparat menduga motif pembunuhan dipicu rasa cemburu. Hubungan pribadi antara korban dan pelaku disebut menjadi pemantik emosi yang berujung fatal.

“Korban dan pelaku memiliki hubungan dekat. Pelaku cemburu setelah mengetahui korban memiliki hubungan dengan pria lain,” jelas Wawan.

Kasus ini memantik perhatian luas masyarakat Sulawesi Selatan. Selain karena modus yang mengejutkan, tragedi tersebut kembali membuka fakta pahit tentang kekerasan dalam hubungan pribadi yang kerap berakhir tragis dan merenggut nyawa.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa, termasuk menunggu hasil pemeriksaan medis dan forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban secara ilmiah.

Sementara itu, terduga pelaku EB (40) kini telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut di Markas Polda Sulsel.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List