Maraknya berbagai modus penipuan digital membuat Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng mengambil langkah sigap.

Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara tegas mendorong peningkatan literasi dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi kegiatan penyuluhan 10 Program Pokok PKK di Aula Kantor Camat Pa’jukukang, Kamis (27/8/2026).
Di hadapan para Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Pa’jukukang, Ny. Gunya menekankan pentingnya bersikap bijak dan cerdas saat memanfaatkan beragam platform digital seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga berbagai aplikasi marketplace.

“Modus penipuan saat ini semakin beragam. Pelaku dapat menghubungi kita melalui pesan WhatsApp, SMS, telepon, media sosial, maupun aplikasi tertentu dengan berbagai alasan. Ada yang mengaku sebagai teman, klien, keluarga, petugas bank, pegawai pemerintah, kurir, penjual online, bahkan menggunakan identitas orang yang kita kenal,” ujar Ny. Gunya Paramashukaputri.
Ia menguraikan berbagai ancaman nyata yang kerap mengintai masyarakat, mulai dari tautan/link palsu, undangan pernikahan digital bodong, iming-iming giveaway, investasi bodong, pinjaman online ilegal, lowongan kerja fiktif, hingga pencurian kode OTP dan data pribadi.
Menghadapi tantangan siber tersebut, dirinya membagikan prinsip dasar yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi kaum perempuan dan pelaku UMKM yang aktif bertransaksi secara digital.
“Jangan mudah percaya, jangan terburu-buru, dan jangan sembarangan memberikan data pribadi. Bagi para pelaku UMKM perempuan, saya mengingatkan agar selalu berhati-hati dalam transaksi online. Terapkan rumus penting: Saring sebelum sharing, cek sebelum percaya, dan pikir sebelum klik,” tegasnya.
Kegiatan penyuluhan yang berlangsung interaktif ini turut dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, Camat Pa’jukukang, Darmawati Hasan, serta menghadirkan Aipda Khaerul Ihsan sebagai narasumber ahli untuk mengupas tuntas materi keamanan digital.
(Humas Pemkab Bantaeng).



























