Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-25, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bantaeng menggelar Lomba Pidato Rakyat di Kantor DPC Demokrat Bantaeng, Jumat sore, 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT Demokrat ke-25 sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, ide, dan pandangan mereka tentang kehidupan bermasyarakat serta masa depan bangsa.
Lomba pidato rakyat tahun ini mengusung tema “Bersuara Dengan Ide, Bergerak Dengan Hati, Mengabdi Untuk Negeri.” Tema tersebut menjadi pesan utama bagi para peserta untuk berani menyampaikan gagasan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Sebanyak tiga orang siswa dan siswi dari SMA Negeri 4 Bantaeng dan SMA Negeri 1 Bantaeng ambil bagian dalam lomba tersebut. Para peserta tampil menyampaikan pidato di hadapan jajaran pengurus DPC Demokrat Bantaeng dan undangan yang hadir.
Ketua DPC Partai Demokrat Bantaeng, Herlina Aris, mengatakan Lomba Pidato Rakyat digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT Partai Demokrat yang ke-25.
“Lomba pidato rakyat ini digelar dalam rangka semarak HUT Demokrat ke-25,” ujar Herlina Aris.
Menurut Herlina, keikutsertaan para pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi hal yang patut diapresiasi. Ia menilai keberanian generasi muda untuk tampil dan menyampaikan gagasan merupakan bagian penting dalam membangun budaya demokrasi.
Herlina juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti lomba serta kepada masyarakat yang memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada adik-adik yang sudah ikut lomba pidato rakyat ini dan terima kasih atas dukungannya kepada Partai Demokrat,” kata Herlina.
Melalui kegiatan ini, DPC Demokrat Bantaeng berharap semangat HUT Demokrat ke-25 tidak hanya dirasakan oleh internal partai, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk mendekatkan partai dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Lomba Pidato Rakyat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan secara kritis, serta menumbuhkan keberanian untuk mengambil peran dalam kehidupan sosial dan demokrasi.



























