50 Hari Mengabdi di Bantaeng, Mahasiswa KKN-PPM UGM Sukses Hadirkan Solusi Lewat Inovasi Nyata

Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).

Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Akhir KKN-PPM UGM Unit Letta dan Unit Lamalaka yang digelar di Kantor Kecamatan Bantaeng, Rabu (5 Agustus 2026).

Acara ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa UGM selama kurang lebih 50 hari di Kabupaten Bantaeng.

Selama periode tersebut, para mahasiswa sukses mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Solusi Nyata untuk Tantangan Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng yang akrab disapa Uji Nurdin ini mengaku takjub dengan pencapaian para mahasiswa dalam waktu yang relatif singkat. Berbagai program inovatif berhasil dihadirkan untuk menjawab persoalan riil di tengah masyarakat.

“Saya benar-benar tidak menyangka, dalam waktu sekitar 50 hari adik-adik mahasiswa mampu melaksanakan begitu banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berbagai persoalan yang selama ini menjadi tantangan di Kabupaten Bantaeng berhasil dipetakan dan diberikan solusi melalui program-program yang sangat inovatif,” ungkap Bupati Fathul Fauzy Nurdin.

Beberapa sektor utama yang menjadi fokus pengabdian mahasiswa UGM tahun ini meliputi:
1. Pemberdayaan Ekonomi: Pemetaan potensi lokal dan digitalisasi UMKM.
2. Lingkungan & Kebersihan: Pengelolaan limbah dan sampah masyarakat.
3. Kesehatan Masyarakat: Edukasi kesehatan, penanganan stunting, serta pencegahan hipertensi.
4. Sektor Peternakan: Pengembangan dan penguatan sektor peternakan warga.
5. Pendidikan: Peningkatan kualitas dan mutu pendidikan anak.

Pendekatan Terarah Berdampak Berkelanjutan

Pelaksanaan KKN-PPM UGM di Bantaeng tahun ini dinilai memiliki pendekatan yang jauh lebih spesifik dan terarah.

Program yang dijalankan tidak sekadar bersifat edukasi umum, melainkan langsung menyasar isu-isu krusial di tingkat akar rumput.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng menilai pendekatan semacam ini memberikan nilai tambah yang signifikan karena dampaknya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat setempat.

Kehadiran Pejabat Daerah

Seminar akhir ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, antara lain:
1. Asisten Bidang Administrasi Umum, dr. H. Sultan
2. Kadis Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Sam
3. Kadis Kominfo SP, H. Subhan
4. Kadis Pertanian, Mahyuddin
5. Camat Bantaeng, Andi Andrie Pawiloi
6. Lurah Letta dan Lurah Lamalaka
7. Unsur Babinsa dan Babinkamtibmas
8. Koordinator Unit KKN-PPM UGM 2026, Natasari Yosia Sitohang beserta jajaran mahasiswa peserta KKN.

*(Humas Pemkab Bantaeng).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List