Lapas Makassar Gelar Shalat Istisqa, Kakanwil Bersama Pegawai dan Warga Binaan Bersatu Dalam Doa

MAKASSAR | JKN.ID – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Da’watul Ihsan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar, Jumat (18/9). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Hernowo Sugiastanto, bersama pegawai dan warga binaan Lapas Makassar melaksanakan Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon curahan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Salat Istisqa dilaksanakan mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan Hernowo Sugiastanto, pegawai Lapas Makassar, serta seluruh warga binaan yang beragama Islam.

Dalam pelaksanaan tersebut, Ustadz Dr. Takdir Asran, M.Pd.I. bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dengan penuh kekhusyukan, seluruh jamaah mengikuti rangkaian Salat Istisqa dan doa bersama sebagai bentuk penghambaan serta permohonan kepada Allah SWT agar diberikan ampunan, rahmat, dan curahan hujan yang membawa manfaat serta keberkahan.

Salat Istisqa menjadi momentum untuk mengajak seluruh pegawai dan warga binaan meningkatkan keimanan, memperbanyak doa, serta melakukan introspeksi diri. Kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan, di mana pegawai dan warga binaan bersama-sama memanjatkan doa, memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

Plh. Kepala Lapas Kelas I Makassar, Muhammad Syukron Anshori, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama sekaligus momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan kesadaran spiritual seluruh warga Lapas.

“Salat Istisqa ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan yang membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi kita untuk bermuhasabah, memperbanyak doa, memohon ampunan, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Muhammad Syukron Anshori.

Ia menambahkan bahwa kebersamaan antara pegawai dan warga binaan dalam kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana pembinaan yang humanis, religius, dan kondusif di lingkungan Lapas.

“Ketika pegawai dan warga binaan bersama-sama dalam satu majelis untuk berdoa, tentu ada nilai kebersamaan yang sangat kuat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk memohon hujan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” lanjutnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Pelaksanaan Salat Istisqa diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pegawai dan warga binaan untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT, memperbanyak doa, serta terus menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Makassar terus berupaya menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek keagamaan dan spiritual sebagai bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan, sekaligus membangun lingkungan pemasyarakatan yang semakin humanis dan penuh nilai kebersamaan.(hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List