MAKASSAR — Suasana mencekam melanda kawasan Jalan Sultan Abdullah, Kota Makassar, Rabu (27/5/2026). Ratusan warga memadati lokasi saat tim gabungan Unit Jatanras Polrestabes Makassar bersama Resmob Polda Sulsel menggerebek kediaman seorang pria berinisial IK, yang diduga kuat sebagai pelaku tindak kejahatan pembunuhan sekaligus kekerasan seksual terhadap seorang bocah perempuan berusia 12 tahun bernama Nurjannah.
Berdasarkan pantauan dan rekaman video yang diterima redaksi, kemarahan warga yang sudah berkobar sejak pagi nyaris meledak menjadi aksi kekerasan. Ketika terduga pelaku digiring keluar dari rumahnya, massa berteriak histeris dan berupaya menerobos barikade aparat. Sebagian warga bahkan memaksa meminta pelaku diserahkan agar dihakimi di tempat, membuat situasi sempat memanas dan nyaris terjadi bentrokan terbuka.
Teriakan kemarahan, tangis keluarga korban, hingga sumpah serapah bergema di sepanjang jalan tersebut. Petugas kepolisian terpaksa membentuk pengamanan berlapis dan berupaya maksimal menahan laju massa demi menjaga keamanan dan keselamatan terduga pelaku dari ancaman aksi main hakim sendiri. Proses evakuasi berlangsung sangat dramatis, di mana aparat harus berjibaku membuka jalan di tengah kerumunan warga yang semakin beringas.
Kasus tragis ini bermula pada Selasa malam (26/5/2026) sekitar pukul 19.30 WITA, ketika Nurjannah dilaporkan belum pulang ke rumah. Khawatir terjadi hal buruk, keluarga bersama warga sekitar segera melakukan pencarian besar-besaran hingga dini hari, namun belum ada hasil.
Kabar pilu datang keesokan paginya, sekitar pukul 05.30 WITA. Seorang tetangga bernama Lisa memberikan kabar yang mengguncang, bahwa sosok Nurjannah ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sebuah rumah kosong yang letaknya tak jauh dari lingkungan tempat tinggalnya. Penemuan jasad korban langsung memecah tangis keluarga sekaligus memicu kemarahan meluas di kalangan warga.
Merespons peristiwa itu, jajaran kepolisian bergerak cepat. Atas perintah tegas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, tim penyidik yang dipimpin AKP Sangkala bersama IPDA Supriadi Gaffar, didukung tim Resmob Polda Sulsel di bawah pimpinan Kompol Benny Pornika serta personel Polsek Tallo, melakukan penyelidikan intensif.
Hasil penelusuran mengarah pada keberadaan terduga pelaku di kediamannya di Jalan Sultan Abdullah. Tanpa membuang waktu, tim gabungan langsung bergerak melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan pria tersebut meski di tengah kepungan massa yang terus mendesak.
Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, polisi segera mengevakuasi IK dengan pengawalan sangat ketat menuju Markas Komando Polrestabes Makassar. Ia kini menjalani serangkaian pemeriksaan dan pendalaman kasus terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.
Kasus ini kini menjadi sorotan utama publik di Kota Daeng. Warga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa kejahatan yang sangat kejam ini dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku agar menjadi pelajaran serta rasa keadilan dapat terpenuhi.(***)


























