Puluhan Truk ODOL “Kuasai” Bahu Jalan Pallangga Saat Tengah Malam, Diduga Hindari Timbangan

GOWA – Pemandangan tidak lazim terlihat di sepanjang Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa. Puluhan kendaraan angkutan barang, mulai dari mobil pickup hingga truk sepuluh roda, terpantau parkir berjejer memakan bahu jalan pada jam-jam krusial. Fenomena ini memicu dugaan kuat bahwa para sopir sengaja “kucing-kucingan” untuk menghindari pemeriksaan petugas.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi parkir massal ini rutin terjadi setiap malam, terutama mulai pukul 23.00 WITA hingga dini hari. Ironisnya, titik kumpul kendaraan berat tersebut hanya berjarak beberapa ratus meter dari pos timbangan yang dijaga oleh personil Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa.

Salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, keberadaan truk-truk tersebut sangat mengganggu arus lalu lintas dan berisiko memicu kecelakaan.

​“Hampir setiap malam mereka berjejer di situ. Mulai dari yang kecil sampai truk raksasa. Kuat dugaan mereka sengaja menunggu petugas lengah atau pos kosong karena takut ditimbang. Muatannya kelihatan sangat penuh, melebihi kapasitas,” ujarnya kepada media, Kamis(6/5/2026) Malam.

Kecurigaan warga bukan tanpa alasan. Di saat bahu jalan dipenuhi truk yang mengular, kondisi di area pos timbangan justru tampak lengang dan minim aktivitas pemeriksaan. Hal ini memperkuat asumsi bahwa kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) leluasa mencari celah untuk melintas tanpa sanksi.

​Padahal, dampak dari kendaraan ODOL ini sangat masif. Selain menjadi penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Gowa, keberadaannya juga memperpendek usia pakai aspal yang dibiayai oleh pajak masyarakat.

Publik kini mendesak Dinas Perhubungan dan aparat penegak hukum (APH) untuk tidak menutup mata. Langkah taktis berupa patroli rutin dan penindakan di titik-titik parkir liar sangat diharapkan guna memutus rantai praktik penghindaran timbangan ini.

​“Kalau dibiarkan terus, ini menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan di Gowa. Bukan hanya infrastruktur yang rusak, tapi nyawa pengguna jalan lain juga dipertaruhkan,” tegas warga tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa terkait lemahnya pengawasan dan maraknya truk yang parkir di bahu jalan Pallangga tersebut.(Wir/Bersambung)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List