“Empat Jurus Sakti Fatmawati Rusdi Jelang Idul Adha: Harga Stabil, Rakyat Tenang!”, Bupati Bantaeng Siap Kawal Pasokan Pangan

Makassar – Di tengah hiruk-pikuk persiapan Idul Adha 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Kamis (7 Mei 2026), Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Rapat penting ini dihadiri Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin bersama para kepala daerah se-Sulsel, menandakan komitmen kolektif untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang tanpa dibayangi kenaikan harga yang memberatkan.

Empat Pilar Strategis Fatmawati Rusdi

Dengan tegas dan penuh keyakinan, Fatmawati Rusdi mengungkapkan empat arahan strategis yang akan menjadi fondasi pengendalian inflasi di Sulsel jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha:

1. Keterjangkauan Harga.
Memastikan harga pangan tetap dalam jangkauan masyarakat.
2. Ketersediaan Pasokan.
Menjamin stok pangan mencukupi kebutuhan masyarakat.
3. Kelancaran Distribusi.
Menghilangkan hambatan distribusi dari hulu ke hilir.
4. Komunikasi Efektif.
Menjaga transparansi informasi harga kepada publik

“Kita tidak bisa biarkan rakyat gelisah saat merayakan Idul Adha. Empat pilar ini harus kita jalankan bersama-sama,” tegas Fatmawati Rusdi dengan suara lantang.

Gerakan Pangan Murah: Senjata Ampuh Tekan Inflasi

Salah satu langkah konkret yang ditekankan Fatmawati Rusdi adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan dioptimalkan hingga tingkat kelurahan.

Ia meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Bulog untuk memastikan GPM menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“GPM harus hadir di setiap kelurahan, fokus pada delapan komoditas utama penyumbang inflasi. Ini adalah senjata ampuh kita melawan kenaikan harga,” ujarnya.

Delapan komoditas utama tersebut meliputi beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, dan gula pasir—komoditas yang paling sering mengalami fluktuasi harga jelang hari raya.

Bupati Bantaeng: Siap Kawal Stabilitas Harga

Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menyambut positif inisiatif ini dan menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk mendukung program pengendalian inflasi.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan High Level Meeting ini sebagai langkah strategis. Pemkab Bantaeng siap memastikan ketersediaan pasokan serta melakukan intervensi pasar jika diperlukan untuk menekan potensi lonjakan inflasi,” tegas Bupati Bantaeng.

Ia menambahkan, Pemkab Bantaeng akan memperkuat koordinasi dengan Bulog dan pelaku usaha lokal untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar hingga ke pelosok desa.

Sinergi TNI-Polri dan Pelaku Usaha

Rapat yang berlangsung selama tiga jam ini juga melibatkan unsur TNI-Polri dan perwakilan pelaku usaha.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Kami akan memantau distribusi pangan secara ketat. Tidak ada ruang bagi spekulan yang ingin memanfaatkan momentum Idul Adha untuk menaikkan harga seenaknya,” tegas perwakilan TNI yang hadir.

Target: Inflasi di Bawah 3 Persen

Fatmawati Rusdi menegaskan target ambisius: menjaga inflasi Sulsel di bawah 3 persen jelang Idul Adha. Ia optimis target ini dapat tercapai jika seluruh pihak menjalankan empat pilar strategis dengan konsisten.

“Dengan komitmen bersama, kita pasti bisa. Rakyat Sulsel layak merayakan Idul Adha dengan hati tenang dan dompet yang tidak terkuras,” pungkasnya disambut tepuk tangan peserta rapat.

Antisipasi Dini, Hasil Maksimal

Langkah antisipatif yang diambil Pemprov Sulsel ini patut diapresiasi. Dengan melakukan persiapan sejak Mei atau dua bulan sebelum Idul Adha, pemerintah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bereaksi terhadap kenaikan harga, tapi mencegahnya sejak dini.

Bagi masyarakat Sulsel, kabar ini adalah angin segar. Mereka dapat fokus mempersiapkan diri menyambut Idul Adha tanpa harus khawatir harga pangan melambung tinggi.

Dan bagi Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin, komitmennya untuk menjaga stabilitas harga pangan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk rakyat.

(Humas Pemkab Bantaeng)
#StabilisasiHargaIdulAdha2026
#TPIDSulsel
#BantaengSiapKawalPangan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List