Kematian Taufiq Lingga di Rutan Sidrap Dinilai Janggal, Keluarga Temukan Luka diKepala hingga Punggung

SIDRAP | JejakKasusNews –  Kematian Muhammad Taufiq Lingga, seorang tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sidrap, memicu kecurigaan besar dari pihak keluarga. Meski otoritas rutan melaporkan korban meninggal akibat bunuh diri pada Selasa (17/3/2026), keluarga menemukan sejumlah luka fisik yang mengarah pada dugaan penganiayaan berat.

Taufiq, pria asal Kabupaten Gowa yang menetap di Desa Bila Riase, Kabupaten Sidrap, ditemukan dalam posisi tergantung di dalam selnya. Namun, klaim tersebut dianggap tidak selaras dengan kondisi jenazah saat diperiksa oleh pihak keluarga.

Temuan Luka yang Mencurigakan

​Pihak keluarga mengaku sangat terpukul sekaligus geram setelah melihat langsung kondisi tubuh korban. Mereka merinci sejumlah titik cedera yang dianggap tidak lazim bagi korban bunuh diri:

– ​Luka Lebam Masif: Terdapat memar luas yang tersebar di area punggung dan lengan.
– ​Cedera Kepala & Wajah: Ditemukan luka terbuka di bagian kepala serta kondisi bibir yang pecah.
– ​Kejanggalan di Leher: Adanya luka memar melilit yang menurut keluarga tampak tidak alami dan diduga sebagai upaya rekayasa penyebab kematian.

​”Kami melihat banyak keganjilan. Setelah memeriksa seluruh tubuh korban, penuh dengan luka lebam mulai dari punggung, kepala, sampai bibir pecah. Bahkan ada memar di leher yang seolah-olah direkayasa,” ujar salah satu perwakilan keluarga korban kepada awak media

Tuntutan Transparansi Hukum

​Keluarga kini menuntut keadilan dan transparansi penuh dari pihak Rutan Kelas IIB Sidrap serta kepolisian setempat. Mereka mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap apakah ada tindakan kekerasan atau penganiayaan sebelum korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasus ini mulai menyita perhatian publik di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Sidrap dan Gowa. Isu mengenai perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap warga binaan kembali menjadi sorotan tajam, mengingat negara bertanggung jawab penuh atas keselamatan tahanan selama masa pembinaan.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian. Kejelasan hasil autopsi dan keterangan dari pihak rutan sangat dinantikan guna menjawab keraguan keluarga.

​Reporter: Wirawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List